Kamis, 24 November 2016

Heri Kiswanto

Mengenal Baja Tahan Karat Stainless Steel Dalam Industri Makanan Dan Minuman

Mengenal Baja tahan karat (Stainless steel) dalam Industri Makanan dan Minuman

meja baja tahan karat stainless steel

trolley makanan stainless steel




Stainless steel adalah logam paduan dari beberapa unsur logam dengan komposisi tertentu. Sehingga didapatkan sifat baru dari logam tersebut yang lebih kuat, lebih tahan terhadap korosif, dan sifat unggul lainnya. Stainless steel terbagi menjadi beberapa grade berdasarkan struktur metalurginya. Khusus untuk aplikasi dalam pembuatan mesin pengolah makanan, biasanya digunakan jenis stainless steel food grade (SS 304, SS 316).  
tempat cuci piring stainless steeltrolley cabinet stainless steel

Penggunaan alat pengolah makanan yang terbuat dari logam tahan karat (stainless steel) food grade sudah menjadi kebutuhan bagi industri pengolah makanan. Hal ini dilakukan agar kualitas produk makanan atau minuman yang dihasilkan tetap terjaga dan aman bagi kesehatan konsumen.

Berikut beberapa alasan perlunya penggunaan plat stainless steel food grade pada alat pengolah makanan dan minuman yaitu :

1. Untuk menghindari kontaminasi kimia baja terhadap produk makanan

Dengan memilih tipe stainless steel yang tepat, maka hampir tidak ada kontaminasi bahan kimia logam terhadap produk olahan makanan, seperti perubahan warna dan rasa. Biasanya grade yang tepat untuk produk makanan dan minuman adalah grade SS 304 atau SS 316.

2. Mudah dibersihkan, anti korosif, dan tahan terhadap bakteri

Pada hi-grade stainless steel mudah dibersihkan dari kontaminasi luar karena memiliki permukaan yang halus. Sifat keras dan ketahanan impak baja tahan karat juga memberikan dampak positif saat proses pembersihan komponen dilakukan.  Ketahanan terhadap korosi yang tinggi memudahkan pengguna dapat membersihkan dengan pembersih dan disinfektant yang tergolong korosif.

3. Sifat mekanik yang cukup baik secara keseluruhan

Kekuatan, ketahanan, dan ketahanan abrasi yang tinggi pada baja tahan karat (stainless steel) austenitik nilai positif dalam penggunaan untuk aplikasi di industri makanan dan minuman.



Nah, setelah kita mengetahui alasan mengapa stainless steel dibutuhkan dalam penggunaan alat atau mesin pengolah makanan, selanjutnya mari kita pelajari aplikasi dari stainless steel dalam dunia Industri.

Berikut beberapa aplikasi penggunaan komponen terbuat dari baja tahan karat (stainless steel) yaitu:



1. Industri Pengolahan Buah (Keripik buah, jus buah, dll)

Secara umum mesin-mesin pengolahannya terbuat dari stainless food grade. Biasanya tipe yang digunakan untuk komponen mesin produksi adalah tipe SS 304. Kecuali pada proses yang membutuhkan panas yang cukup tinggi menggunakan tipe SS 316.

Pada industri keripik buah, mesin yang menggunakan komponen stainless steel adalah mesin Vacuum Frying (mesin penggoreng vakum) dan mesin Spinner (mesin peniris minyak). Tipe stainless steel yang digunakan adalah tipe SS 304 karena panas yang dibutuhkan termasuk rendah (kurang dari 100oC).



2. Industri Susu

Di Industri susu, penggunaan komponen yang terbuat dari stainless steel sangat dominan di segala proses produksi. Mulai dari pengelolaan susu di peternakan, alat pengiriman susu seperti jalur pipa digunakan untuk menyalurkan susu ke tangki penyimpan dingin, umumnya menggunakan tipe SS 304. Pada plant proses produksi susu, semua komponen juga terbuat dari stainless steel seperti tangki-tangki penyimpanan, pasteurizing plate heat exchanger, perpipaan, pompa, sistem pembersih, dan lain-lain. Tipe SS 304 umumnya digunakan dalam komponen-komponen tersebut, namun kadang-kadang tipe SS 316 digunakan pada heat exchanger plate untuk mencegah resiko terhadap korosi retak tegang saat komponen dibersihkan dengan larutan disinfektan.



3. Industri yang lainnya

Penggunaan baja tahan karat juga digunakan industri lainnya seperti industri kue, pengolahan daging, restoran, dan industri agro lainnya.

Sumberh://situsmesin.net/

Rabu, 23 November 2016

Heri Kiswanto

Penyimpanan Air Dalam Tanah

Penyimpanan air didalam tanah untuk keamanan air


Penyimpanan Air Dalam Tanah
tangki pendam fiber

Penyimpanan Air Dalam Tanah
tangki pendam fiber


Air tanah merupakan aspek yang paling penting dari keamanan air di abad ke-21. Petani memanfaatkan air  itu sebagai cadangan ketika hujan kurang memadai atau air  irigasi tidak mencukupi. Tetapi kita hanya menerima begiru saja karena air tanah pada dasarnya tidak terlihat dibawah kaki kita. Adanya teknologi penginderaan jarak jauh berbasis teknologi, kita baru sadar bahwa air tanah yang merupakan sumber air sangat penting tersebut dalam kondisi bahaya. Sedangkan jumlah air yang dikeluarkan dari tanah dengan menggunakan pompa jauh lebih besar dibanding jumlah air yang diisikan kembali ke sumber air tersebut di berbagai bagian dunia. Untuk meningkatkan ketahanan kita terhadap perubahan klim dan memperpanjang musim tanam, kita harus serius mempertimbangkan bahwa tidak hanya memompa air tanah ke permukaan saja seperti yang selalu kita lakukan, tetapi juga menyimpan air permukaan dari air hujan ke dalam tanah guna menjamin keamanan air kita untuk besok. Penyimpanan air di bawah tanah merupakan topik bahasan yang lama didiskusikan yang dapat memperkuat pasokan air di wilayah kering dan semi-kering, tetapi hanya sedikit upaya yang dilaksanakan.

Penyimpanan Air Dalam TanahPenyimpanan Air Dalam Tanah

Secara alami, ide untuk mengembangkan potensi penuh irigasi dimaksudkan untuk menyimpan sebagian dari air hujan agar dapat digunakan untuk irigasi periode berikutnya. Tetapi karena curamnya lereng bukit Himalaya dan rendahnya wilayah sungai Gangga, maka lokasi permukaan untuk penyimpanan air menjadi langka, dan efisiensi ekonomi penyimpanan air permukaan dianggap rendah. Namun, saat ini para ahli berpendapat bahwa ada kemungkinan besar untuk penyimpanan air di bawah tanah dan relatif lebih murah. Beberapa cara yang mungkin dapat menyimpan air hujan kedalam tanah adalah a) meningkatkan infiltrasi dengan menyebarkan air ke bagian cekungan sungai Gangga dan membangun pematang di sudut kanan dari  aliran pada lahan yang tidak ditanami, b) menyediakan lahan untuk penyimpanan air tanah dengan cara memompa air tanah pada musim kemarau di sekitar saluran air alami, yang pada musim hujan mengalirkan air hujan dan  sepanjang bagian tertentu dari sungai Gangga, dan c) meningkatkan rembesan dari saluran irigasi selama musim hujan dengan memperluas jaringan aliran air, dan kemudian memompa keluar air rembesan tersebut selama musim kemarau. Tanpa akses ke sumber daya yang tersedia saat ini, diperkirakan ada  peningkatan pasokan air irigasi yang dihasilkan oleh beberapa intervensi yang berdasarkan pada prinsip-prinsip hidrodinamika. Telah diidentifikasi daerah cekungan di mana beberapa intervensi mungkin layak dan telah dialokasikan dana awal untuk membangunnya (Smakhtin, 2013).

Bagaimana cara kerjanya?
Penyimpanan air di bawah tanah - juga dikenal sebagai akuifer yang berhasil diisi  ulang – merupakan proses yang sengaja dilakukan untuk mengisi akuifer dengan air permukaan agar pasokan air lebih efektif dikelola. Hal ini dapat dicapai,  baik dengan cara menginjeksi langsung air permukaan ke dalam akuifer melalui sumur atau dengan mengisi cekungan sungai yang memungkinkan air permukaan secara perlahan-lahan meresap ke bawah ke dalam tanah. Di negara bagian Arizona di barat daya Amerika Serikat, mengisi ulang akuifer telah muncul sebagai alat penting untuk melawan kelangkaan air yang kronis. Pada tahun 2006, Tonopah Desert Recharge Proyek mulai beroperasi dengan tujuan untuk dapat menyimpan 185 juta meter kubik air per tahun. Dengan menggunakan 19 cekungan resapan yang tersebar di seluruh lahan 83 hektar, proyek tersebut memungkinkan air permukaan secara perlahan-lahan mengisi akuifer yang dapat diukur hasilnya dengan sumur monitoring. Selama 3 tahun beroperasi, proyek tersebut dapat menyimpan 600 juta meter kubik air di bawah tanah. Hasil yang telah melebihi harapan dan meningkatkan keamanan air di daerah tersebut. Ketika air diperlukan kembali untuk irigasi dan rumah tangga penduduk kota, sumur dan jaringan pipa air yang digunakan untuk memompa air tanah sesuai kebutuhan. Pasokan air tersebut dapat ditransfer ke seluruh tempat dalam wilayah tersebut melalui kanal-kanal.

Saat ini, studi percontohan sedang dilakukan untuk menjajaki penerapan penyimpanan air di  bawah tanah di daerah rawan kekeringan di belahan dunia lain. Sampai saat ini, para ahli dan praktisi pembangunan yakin teknologi tersebut memiliki potensi untuk secara signifikan diperluas di banyak wilayah, meskipun efektivitas penyimpanan air di bawah tanah bervariasi sesuai komposisi tanah dan jenis akuifer yang ada di suatu wilayah. Menurut Karen Villholth, ahli manajemen air tanah dari International Water Management Institute (IWMI) di Afrika Selatan, menyatakan bahwa penyimpanan air di bawah tanah dapat memainkan peran penting di wilayah semi-kering dan gersang di Afrika, seperti Botswana dan Afrika Selatan, di mana hujan jarang turun serta penyimpanan air permukaan telah kehabisan air. Sementara itu, saat ini banyak riset inisiatif dan proyek percontohan juga mendorong teknologi penyimpanan air di bawah tanah dan mengeksplorasi potensi kelayakannya di berbagai tempat seperti India, Amerika Serikat, Thailand, Australia, Asia Tengah, dan bahkan negara-negara pulau kecil seperti Maladewa. Pada prinsipnya, ada kemungkinan untuk meningkatkan penyimpanan air di bawah tanah di banyak wilayah geologi, tetapi luasnya di masing-masing tempat akan berbeda.

Perubahan iklim dan kebutuhan untuk penyimpanan air yang lebih baik

Perubahan iklim telah membuat curah hujan musiman dan aliran permukaan semakin tidak menentu, sehingga kebutuhan teknik penyimpanan air menjadi meningkat dibanding waktu sebelumnya. Para ahli sepakat menyimpan air bawah tanah jauh lebih efisien daripada menyimpan air di permukaan seperti waduk dll. Hal ini karena menyimpan air di bawah tanah dapat meminimalkan penguapan, yang merupakan penyebab utama dari kehilangan air di waduk di daerah iklim kering dan semi-kering. Penyimpanan air di bawah tanah dapat memenuhi permintaan petani akan air terutama selama musim kemarau atau ketika air irigasi tidak mampu mengairi lagi karena kekeringan. Menurut Paul Pavelic, ahli hidrologi air tanah dari IWMI, hal tersebut diatas sangat membantu dalam meningkatkan efisiensi penggunaan air di daerah tadah hujan dan di daerah irigasi dengan membantu ketersediaan air yang lebih sesuai dengan kebutuhandengan permintaan. Pavelic menyatakan bahwa pengisian akuifer dengan air hujan dapat menjadi perlidungan dari dampak perubahan iklim, yaitu dengan membuat air tanah yang tersedia "di mana dan kapan diperlukan". Sehingga kehidupan penduduk pedesaan dapat diperbaiki selama musim kemarau. Dengan menyediakan air tanah tambahan untuk irigasi, akuifer terisi kembali sehingga petani dapat meningkatkan jumlah musim tanam. Langkah kebijakan dan investasi infrastruktur apa yang mungkin dapat dikombinasikan dengan penggunaan air penyimpanan di bawah tanah yang efektif secara berkelanjutan dan meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim?


Sumber:
http://wle.cgiar.org/blogs/2014/04/22/underground-water-storage-answer-water-security/
Heri Kiswanto

Macam-Macam Air Mutlaq

Macam-Macam Air Mutlaq
Dalam pandangan syariah, air adalah benda yang istimewa dan punya kedudukan khusus, yaitu menjadi media utama untuk melakukan ibadah ritual berthaharah.

Macam-Macam Air Mutlaq

Air merupakan media yang berfungsi untuk menghilangkan najis, sekaligus juga air itu berfungsi sebagai media yang syar’i untuk menghilangkan hadats.

Meski benda lain juga bisa dijadikan media berthaharah, namun air adalah media yang utama. Tanah memang juga bisa berfungsi untuk menghilangkan najis, tetapi yang media yang utama untuk membersihkan najis tetap air. Najis berat seperti daging babi disucikan dengan cara mencucinya dengan air 7 kali tanah hanya salah satunya saja. Tanah memang bisa digunakan untuk bertayammum, namun selama masih ada air tayammum masih belum dikerjakan.

Maka ketika kita berbicara tentang thaharah, bab tentang air menjadi bab yang tidak bisa disepelekan.

Namun demikian tidak semua air bisa digunakan untuk bersuci. Ada beberapa keadan air yang tidak memungkinkan untuk digunakan untuk bersuci.

Para ulama telah membagi air ini menjadi beberapa keadaan, sesuai dengan hukumnya yang digunakan untuk bersuci. Kebanyakan yang kita dapat di dalam kitab fiqh, para ulama itu membaginya menjadi 4 macam, yaitu air mutlaq, air musta’mal air yang tercampur benda yang suci, dan air yang tercampur dengan benda najis.

Berikut ini adalah penjabarannya secara ringkas:

Air Mutlaq

Air mutlaq adalah keadaan air yang belum mengalami proses apapun. Air itu masih asli, dalam arti belum digunakan untuk bersuci, tidak tercampur benda suci atau pun benda najis.

Air mutlaq ini hukumnya suci dan sah untuk digunakan untuk bersuci. Maksudnya untuk berwudhu’ dan mandi janabah. Dalam fiqih dikenal dengan istilah طاھر لنفسھ مطھر لغیره thahirun li nafsihi muthahhirun li ghairihi.

Air yang suci itu banyak sekali, namun tidak semua air yang suci itu bisa digunakan untuk mensucikan. Air suci adalah air yang boleh digunakan atau dikonsumsi, misalnya air the, air kelapa atau air-air lainnya.

Namun air yang suci belum tentu boleh digunakan untuk mensucikan, seperti untuk berwudhu’ atau mandi. Maka kita tahu ada air yang suci tapi tidak mensucikan, namun setiap air yang mensucikan pastilah air yang suci hukumnya.

Diantara air yang termasuk dalam kelompok suci dan mensucikan ini antara lain adalah: air hujan, salju, embun, air laut, air zamzam, air sumur atau mata air dan air sungai.

1. Air Hujan

Air hujan yang turun dari langit hukum suci dan juga mensucikan. Suci berarti bukan termasuk najis. Mensucikan berarti bisa digunakan untuk berwudhu mandi janabah atau membersihkan najis pada suatu benda.

Meski pun di zaman sekarang ini air hujan sudah banyak tercemar dan mengandung asam yang tinggi, namun hukumnya tidak berubah. Air hujan yang terkena polusi dan pencemaran ulah tangan manusia bukan termasuk najis.

Ketika air dari bumi menguap naik ke langit, maka sebenarnya uap atau titik-titik air itu bersih dan suci. Meskipun sumbernya dari air yang tercemar kotor atau najis.

Sebab ketika disinari matahari, yang naik ke atas adalah uapnya yang merupakan proses pemisahan antara air dengan zat-zat lain yang mencemarinya. Lalu air itu turun kembali ke bumi sebagai tetes air yang sudah mengalami proses penyulingan alami. Jadi air itu sudah menjadi suci kembali lewat proses itu.

Hanya saja udara kota yang tercemar dengan asap industri kendaraan bermotor dan pembakaran lainnya memenuhi langit kita. Ketika tetes air hujan itu turun terlarut kembalilah semua kandungan polusi itu di angkasa.

Namun meski demikian, dilihat dari sisi syariah dan hukum, air hujan itu tetap suci dan mensucikan. Sebab polusi yang naik ke udara itu pada hakikatnya bukan termasuk barang yang najis. Meski bersifat racun dan berbahaya untuk kesehatan, namun selama bukan termasuk najis sesuai kaidah syariah tercampurnya air hujan dengan polusi udara tidaklah membuat air hujan itu berubah hukumnya sebagai air yang suci dan mensucikan.

Apalagi polusi udara itu masih terbatas pada wilayah tertentu saja, seperti perkotaan yang penuh dengan polusi udara. Di banyak tempat di muka bumi ini, masih banyak langit yang biru dan bersih, sehingga air hujan yang turun di wilayah itu masih sehat.

Tentang sucinya air hujan dan fungsinya untuk mensucikan, Allah Subhanahu wa Ta’ala telah berfirman:

Ketika Allah menjadikan kamu mengantuk sebagai suatu penenteraman daripada-Nya dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk mensucikan kamu dengan hujan itu dan menghilangkan dari kamu gangguan-gangguan syaitan dan untuk menguatkan hatimu dan mesmperteguh dengannya telapak kaki. (QS Al Anfal: 11)

Dia lah yang meniupkan angin pembawa kabar gembira dekat sebelum kedatangan rahmat-nya ; dan Kami turunkan dari langit air yang amat bersih. (QS Al Furqan: 48)

2. Salju

Salju sebenarnya hampir sama dengan hujan, yaitu sama-sama air yang turun dari langit. Hanya saja kondisi suhu udara yang membuatnya menjadi butir atau kristal salju, tetapi sesungguhnya salju adalah air juga.

Hukum salju tentu saja sama dengan hukum air hujan, sebab keduanya mengalami proses yang mirip kecuali pada bentuk akhirnya saja. Seorang muslim bisa menggunakan salju yang turun dari langit atau salju yang sudah ada di tanah sebagai media untuk bersuci baik wudhu’, mandi janabah dan lainnya.

Tentu saja harus diperhatikan suhunya agar tidak menjadi sumber penyakit. Ada hadits Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam yang menjelaskan tentang kedudukan salju kesuciannya dan juga fungsinya sebagai media mensucikan. Di dalam doa iftitah pada setiap shalat, salah satu versinya menyebutkan bahwa kita meminta kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar disucikan dari dosa dengan air, salju dan embun.

Dari Abi Hurairah Radhiyallahu ‘Anh bahwa Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda ketika ditanya bacaan apa yang diucapkannya antara takbir dan Al Fatihah beliau menjawab”Aku membaca, “Ya Allah Jauhkan aku dari kesalahn-kesalahanku sebagaimana Engkau menjauhkanantara Timur dan Barat. Ya Allah sucikan aku dari kesalahankesalahanku sebagaimana pakaian dibersihkan dari kotoran. Ya Allah cucilah aku dari kesalahan-kesalahanku dengan air, salju dan embun.” (HR. Bukhari dan Muslim)

3. Embun

Embun juga bagian dari air yang turun dari langit, meski bukan berbentuk air hujan yang turun deras. Embun lebih merupakan tetes-tetes air yang akan terlihat banyak di hamparan dedaunan pada pagi hari.

Maka tetes embun itu bisa digunakan untuk mensucikan untuk bertahharah, baik untuk berwudhu, mandi janabah atau menghilangkan najis.

Dalilnya sama dengan dalil di atas yaitu hadits tentang doa iftitah riwayat Abu Hurairah radhiyallahuanhu.

4. Air Laut

Air laut adalah air yang suci dan mensucikan. Sehingga boleh digunakan untuk berwudhu’, mandi janabah ataupun untuk membersihkan diri dari buang kotoran (istinja’).

Termasuk juga untuk mensucikan barang, badan dan pakaian yang terkena najis.

Meski pun rasa air laut itu asin karena kandungan garamnya yang tinggi, namun hukumnya sama dengan air hujan, embun, atau pun salju, yaitu boleh dan bisa digunakan untuk berthaharah.

Sebelumnya, para shahabat Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam tidak mengetahui hukum air laut untuk berthaharah, sehingga ketika ada dari mereka yang berlayar di tengah laut dan bekal air yang mereka bawa hanya cukup untuk keperluan minum mereka berijtihad untuk berwudhu’ menggunakan air laut.

Sesampainya kembali ke daratan, mereka langsung bertanya kepada Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam tentang hukum menggunakan air laut sebagai media untuk berwudhu’. Lalu Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam menjawab bahwa air laut itu suci dan bahkan bangkainya pun suci juga.

Dari Abi Hurairah Radhiyallahu ‘Anh bahwa ada seorang bertanya kepada Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam’Ya Rasulullah kami mengaruhi lautan dan hanya membawa sedikit air. Kalau kami gunakan untuk berwudhu pastilah kami kehausan. Bolehkah kami berwudhu dengan air laut?’. Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam menjawab’(Laut) itu suci airnya dan halal bangkainya. (HR. Abu Daud, At-Tirmizi, Ibnu Majah, An Nasai)[1]

Hadits ini sekaligus juga menjelaskan bahwa hewan laut juga halal dimakan dan kalau mati menjadi bangkai bangkainya tetap suci.

5. Air Zamzam

Air Zamzam adalah air yang bersumber dari mata air yang tidak pernah kering. Mata air itu terletak beberapa meter di samping ka’bah sebagai semua sumber mata air pertama di kota Mekkah sejak zaman Nabi Ismail alaihissalam dan ibunya pertama kali menjejakkan kaki di wilayah itu. Bolehnya air zamzam untuk digunakan bersuci atau berwudhu ada sebuah hadits Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu.

Dari Ali bin Abi thalib Radhiyallahu ‘Anh bahwa Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam meminta seember penuh air zamzam. Beliau meminumnya dan juga menggunakannya untuk berwudhu’. (HR. Ahmad).

Selain boleh digunakan untuk bersuci disunnahkan buat kita untuk minum air zamzam lantaran air itu memiliki kemulian tersendiri di sisi Allah.

Namun para ulama sedikit berbeda pendapat tentang menggunakan air zamzam ini untuk membersihkan najis menjadi 3 pendapat:

Pendapat Pertama

Mazhab Al Hanafiyah mazhab Asy-Syafi’iyah dan salah satu riwayat dari Imam Ahmad berpendapat bahwa air zamzam boleh digunakan untuk mengangkat hadats yaitu berwudhu atau mandi janabah.

Namun kurang disukai (karahah) kalau digunakan untuk membersihkan najis. Hal itu mengingat kedudukan air zamzam yang sangat mulia sehingga mereka cenderung kurang menyukai bisa kita membersihakn najis dengan air zamzam.

Pendapat Kedua

Mazhab Al Malikiyah secara resmi tidak membedakan antara kebolehan air zamzam digunakan untuk mengangkat hadats atau untuk membersihkan najis. Keduanya sah-sah saja tanpa ada karahah.

Dalam pandangan mereka air zamzam boleh digunakan untuk bersuci baik untuk wudhu mandi istinja’ ataupun menghilangkan najis dan kotoran pada badan pakaian dan benda-benda. Semua itu tidak mengurangi kehormatan air zamzam.

Pendapat Ketiga

Imam Ahmad bin Hanbal dalam salah satu riwayat disebutkan bahwa beliau berpendapat adalah termasuk karahah (kurang disukai) bila kita menggunakan air zamzam untuk bersuci baik untuk mengangkat hadats (wudhu atau mandi janabah) apalagi untuk membersihkan najis. Pendapat ini didukung dengan dalil atsar dari shahabat Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam yaitu Ibnu Abbas radhiyallahu anhu:

Aku tidak menghalalkannya buat orang yang mandi (janabah) di masjid namun air zamzam itu buat orang yang minum atau buat orang yang wudhu’

6. Air Sumur atau Mata Air

Air sumur mata air dan dan air sungai adalah air yang suci dan mensucikan. Sebab air itu keluar dari tanah yang telah melakukan pensucian. Kita bisa memanfaatkan air-air itu untuk wudhu mandi atau mensucikan diri pakaian dan barang dari najis.

Dalil tentang sucinya air sumur atau mata air adalah hadits tentang sumur Budha’ah yang terletak di kota Madinah.

Dari Abi Said Al Khudhri Radhiyallahu ‘Anh berkata bahwa seorang bertanya, “Ya Rasulullah Apakah kami boleh berwudhu’ dari sumur Budho’ah? Padahal sumur itu yang digunakan oleh wanita yang haidh dibuang ke dalamnya daging anjing dan benda yang busuk. Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam menjawab’Air itu suci dan tidak dinajiskan oleh sesuatu’. (HR. Abu Daud, At-Tirmizy, An- Nasai Ahmad dan Al Imam Asy-Syafi’i)[2]

7. Air Sungai

Sedangkan air sungai itu pada dasarnya suci karena dianggap sama karakternya dengan air sumur atau mata air. Sejak dahulu umat Islam terbiasa mandi wudhu’ atau membersihkan najis termasuk beristinja’ dengan air sungai.

Namun seiring dengan terjadinya perusakan lingkungan yang tidak terbentung lagi terutama di kota-kota besar air sungai itu tercemar berat dengan limbah beracun yang meski secara hukum barangkali tidak mengandung najis namun air yang tercemar dengan logam berat itu sangat membahayakan kesehatan.

Maka sebaiknya kita tidak menggunakan air itu karena memberikan madharat yang lebih besar. Selain itu seringkali air itu sangat tercemar berat dengan limbah ternak limbah WC atau bahkan orang-orang buang hajat di dalam sungai. Sehingga lama-kelamaan air sungai berubah warna bau dan rasanya. Maka bisa jadi air itu menjadi najis meski jumlahnya banyak.

Sebab meskipun jumlahnya banyak tetapi seiring dengan proses pencemaran yang terus menerus sehingga merubah rasa warna dan aroma yang membuat najis itu terasa dominan sekali dalam air sungai jelaslah air itu menjadi najis.

Maka tidak syah bila digunakan untuk wudhu’ mandi atau membersihkan najis. Namun hal itu bila benar-benar terasa rasa aroma dan warnanya berubah seperti bau najis. Namun umumnya hal itu tidak terjadi pada air laut sebab jumlah air laut jauh lebih banyak meskipun pencemaran air laut pun sudah lumayan parah dan terkadang menimbulkan bau busuk pada pantai-pantai yang jorok.

___________

[1] At Tirmidzy mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih

[2] At-Tirmidzy mengatakan hadits ini hasan



Referensi:

Fiqih dan Kehidupan oleh Ahmad Sarwat, Lc. MA.
Mukhtashar Fiqih Islami oleh Syaikh Muhammad bin Ibrahim At Tuwaijri
Sumber: http://www.fimadani.com/macam-macam-air-mutlak-yang-digunakan-untuk-thaharah/
Heri Kiswanto

Fatwa Ulama Apakah Orang Sakit Boleh Meninggalkan Sholat?

Fatwa Ulama: Apakah Orang Sakit Boleh Meninggalkan Shalat?
Fatwa Syaikh Shalih Al Fauzan Soal: Seseorang tidak shalat selama dua tahun setengah karena lumpuh yang dideritanya selama jangka waktu tersebut. Kemudian setelah itu ia dapat duduk dan melakukan sebagian gerakan yang mudah. Apa yang wajib untuknya ketika itu?

fatwa ulama apakah boleh orang sakit meninggalkan sholat

Fatwa Syaikh Shalih Al Fauzan

Soal:

Seseorang tidak shalat selama dua tahun setengah karena lumpuh yang dideritanya selama jangka waktu tersebut. Kemudian setelah itu ia dapat duduk dan melakukan sebagian gerakan yang mudah sehingga dapat kembali melakukan rutinitas shalat, dan puasa sesuai dengan kemampuan. Akan tetapi ia menderita selama dua tahun setengah karena meninggalkan shalat dan puasa selama rentang waktu tersebut dan ia tidak mampu untuk mengqadha’nya. Oleh karenanya amalan apa dan apa yang wajib atasnya?

Jawab:

Seseorang yang sakit shalat sesuai dengan kondisinya, yaitu dengan berdiri jika mampu atau duduk atau berbaring atau dengan isyarat lisan sementara kedua kakinya menghadap kiblat dengan memberi isyarat ruku’ dan sujud. Maka, meninggalkan shalat selama sakit adalah sebuah kesalahan bagi anda. Selama akal anda sehat dan masih bisa berpikir maka sesungguhnya anda wajib shalat sesuai dengan kedaan anda

{لاَ يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْساً إِلاَّ وُسْعَهَا‏}

“Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai dengan kemampuannya” (QS. Al Baqarah: 286).

Intinya, seseorang yang sakit boleh tidak meninggalkan shalat selama akalnya masih ada dan pikirannya sehat. Ia hendaknya shalat sesuai dengan kondisinya saat itu. Oleh karena itu, wajib atas anda untuk mengqadha shalat-shalat yang anda tinggalkan disertai taubat kepada Allah.

Sumber: http://islamancient.com/play.php?catsmktba=18822

***

Penerjemah: Andi Ihsan

Artikel Muslim.or.id



Sumber: http://muslim.or.id/26905-fatwa-ulama-apakah-orang-sakit-boleh-meninggalkan-shalat.html
Heri Kiswanto

Anjuran Hemat Menggunakan Air

Anjuran Untuk Hemat Menggunakan Air
Tahukah kita bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan untuk hemat dan tidak berlebih-lebihan dalam menggunakan air?

anjuran hemat menggunakan air

Musim hujan telah tiba. Air berlimpah ruah di mana-mana. Dan sebagian di antara kita, mungkin menjadi boros ketika menggunakan air di musim hujan ini. Namun, tahukah kita bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan untuk hemat dan tidak berlebih-lebihan dalam menggunakan air?

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan,

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَوَضَّأُ بِالْمُدِّ، وَيَغْتَسِلُ بِالصَّاعِ، إِلَى خَمْسَةِ أَمْدَادٍ

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berwudhu dengan satu mud (air) dan mandi dengan satu sha’ sampai lima mud (air)” (HR. Bukhari no. 198 dan Muslim no. 325).

Satu sha’ sama dengan empat mud. Satu mud kurang lebih setengah liter atau kurang lebih (seukuran) memenuhi dua telapak tangan orang dewasa. [1]

Lihatlah contoh teladan dari panutan kita, yaitu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ketika beliau berwudhu, beliau hanya menghabiskan satu mud air. Padahal wudhu adalah salah satu ibadah yang penting, di mana shalat tidaklah diterima tanpa berwudhu dalam kondisi berhadats (tidak suci dari najis). Jika dalam ibadah saja Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mencontohkan untuk menghemat air, lalu bagaimana lagi jika menggunakan air di luar keperluan ibadah kepada Allah Ta’ala? Tentu lebih layak lagi untuk berhemat dan disesuaikan dengan kebutuhan kita, serta jangan berlebih-lebihan.

Penulis kitab Shifat Wudhu Nabi, Fahd bin Abdurrahman Ad-Dausri, mengatakan, ”Jika Engkau –saudaraku muslim- merenungkan hadits ini dengan baik, maka Engkau akan tercengang dengan apa yang dilakukan oleh sebagian orang di jaman kita ini ketika mereka membuka keran air untuk berwudhu sambil terkadang bercakap-cakap dengan teman di dekatnya sedangkan air terus mengalir (keran tidak ditutup). Betapa borosnya tindakan ini! Bertakwalah kepada Allah. Renungkanlah hadits ini dan jadikanlah hadits ini di depan penglihatanmu. Ikutilah sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam kesederhanaan dan tidak berlebih-lebihan (menggunakan air), sehingga tampaklah ittiba’ (mengikuti petunjuk Nabi) dan keimanan seorang muslim yang sebenarnya. Termasuk sunnah (Nabi) adalah jika seorang muslim hendak berwudhu, dia mengambil wadah yang kira-kira bisa menampung satu mud air dalam rangka mengikuti sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.” [2]

Lalu bagaimana jika kita mampu berwudhu menggunakan kurang dari satu mud air atau mandi menggunakan kurang dari satu sha’ air?

Para ulama berbeda pendapat dalam masalah ini. Sebagian ulama berpendapat bahwa hal itu tidaklah mencukupi karena hadits Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu di atas. Sebagian ulama yang lain berpendapat bahwa satu mud atau satu sha’ air bukanlah batas minimal yang diharuskan. Hadits di atas hanyalah menceritakan kadar air yang telah mencukupi bagi wudhu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, bukan batas minimal yang diharuskan sehingga tidak boleh berwudhu atau mandi kurang dari kadar tersebut. Tujuannya adalah sebagai peringatan adanya keutamaan untuk bersikap sederhana dan tidak berlebih-lebihan. Oleh karena itu, dianjurkan bagi yang mampu menyempurnakan wudhunya dengan kadar air yang sedikit untuk berhemat dalam menggunakan air dan tidak melebihi kadar tersebut. Karena sikap boros dan berlebih-lebihan dilarang dalam syariat. [3]

Wallahu a’lam.

***

Selesai disusun di malam hari, Masjid Nasuha ISR Rotterdam, 2 Rabiul Awwal 1436



Catatan kaki:

[1] Lihat Shahih Fiqh Sunnah 1/126 dan Shifat Wudhu Nabi, hal. 37.

[2] Shifat Wudhu Nabi, hal. 37.

[3] Syarh Shahih Bukhari li Ibnil Baththal, 1/302 (Maktabah Syamilah)



Penulis: M. Saifudin Hakim

Artikel Muslim.Or.Id



Sumber: http://muslim.or.id/24100-anjuran-untuk-hemat-menggunakan-air.html

Jumat, 11 November 2016

Heri Kiswanto

Waterslide,Seluncuran Waterboom, Perosotan Fiber,Harga Seluncuran Waterslide,Waterpark,Seluncuran fiberglass,Pembuatan Wahana air,Pembuatan aksesoris kolam renang,Harga Seluncuran fiber,Seluncuran spiral,Desain Waterboom,Desain Waterpark,Perosotan kolam renang,Ember tumpah waterpark, Pembuatan Waterboom

Waterslide,Seluncuran Waterboom

merupakan jenis permainan seluncur yang berbahan dasar fiber atau fiberglass dengan kontruksi besi atau bisa juga yang sejenisnya , Waterslide dan seluncuran fiber ini merupakan wahana yang cukup digemari terutama di tempat permainan air seperti waterboom, waterpark, dan kolam renang .  Kami siap menerima pesanan  seluncuran fiber , seluncuran  waterboom , waterslide fiberglass, perosotan waterboom , seluncuran fiberglass, seluncuran lurus , Waterslide spiral, Watercannon, akesesoris waterpark, dan aneka model seluncuran atau waterslide dengan desain,dimensi,warna,putaran,dan ketinggian yang dapat disesuaikan dengan lokasi atau keinginan anda .

harga seluncuran water slide

harga seluncuran waterboom

kontraktor waterpark

Selain seluncuran untuk waterboom atau waterpark kami juga siap menerima pesanan aksesoris kolam renang , waterboom atau waterpark seperti : Ember Tumpah Fiber, Watercannon, Semprotan air fiber, Tirai Air fiber, Jamur air fiber, patung semprotan air, Perosotan fiber kecil , dll .

biaya pembuatan waterboom

desain waterboom

perosotan kolam renang

pembuatan aksesoris kolam renang

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Seluncuran fiber, Waterslide, Wahana waterboom, Akesesoris waterpark, dan perosotan kolam renang, Hubungi :

Call / Wa : 0857 8233 2018 
Email       : primakreasindo88@gmail.com




Pokok Bahasan:
AKSESORIS PERMAINAN AIR,  ANEKA MACAM SELUNCURAN FIBER,  BIAYA PEMBUATAN WATERBOOM,  DESAIN WATERBOOM,  DESAIN WATERPARK,  DESIGN WATERBOOM,  EMBER TUMPAH,  EMBER TUMPAH KOLAM RENANG,  EMBER TUMPAH WATERPARK, GAMBAR WATERPARK, HARGA PROSOTAN FIBER,  HARGA SELUNCURAN FIBER PER METER,  JAMUR TIRAI AIR,  JASA PEMBUATAN WATERPARK,  KONTRAKTOR PEMBUAT WATERBOOM,  KONTRAKTOR WATERPARK,  MODEL SELUNCURAN DAN PROSOTAN,  PATUNG SEMPROTAN AIR FIBER,  PEMBUATAN PEROSOTAN KOLAM RENANG,  PEMBUATAN SELUNCURAN FIBER,  PEMBUATAN WAHANA WATERPARK, PEMBUATAN WATERPARK, PEMBUATAN WATERSLIDE, PENGERJAAN WATERPARK WATERBOOM, PERMAINAN AIR DI KOLAM RENANG, PEROSOTAN FIBER, PROSOTAN FIBER KECIL + TANGGA,  PROSOTAN KOLAM RENANG,  SELUNCURAN LURUS, SELUNCURAN SPIRAL,  SELUNCURAN WATERBOOM, SEMPROTAN AIR,  TIRAI AIR FIBERGLASS,  WAHANA KOLAM RENANG, WAHANA PERMAINAN AIR,  WAHANA WATERBOOM, WATERCANON, WATERPARK MINI, WATERPARK WATERBOOM, AKSESORIS KOLAM RENANG WATERBOOM, AKSESORIS WATERPARK, ANEKA MACAM SELUNCURAN FIBER,  BIAYA PEMBUATAN WATERBOOM, DESAIN WATERBOOM, DESAIN WATERPARK, DESIGN LAZY RIVER, DESIGN WATERBOOM, DESIGN WATERPARK, EMBER TUMPAH, EMBER TUMPAH FIBER, EMBER TUMPAH KOLAM RENANG, EMBER TUMPAH WATERBOOM, GAMBAR DESAI KOLAM RENANG ANAK, GAMBAR DESAIN WATERPARK, GAMBAR SELUNCURAN FIBER, GAMBAR WATERBOOM, HARGA PEROSOTRAN FIBER, HARGA SELUNCURAN FIBER PER METER, HARGA SELUNCURAN WATERSLIDE, JAMUR AIR FIBER, JAMUR TIRAI AIR, JASA PEMBUATAN WAHANA AIR, JASA PEMBUATAN WATERPARK, JUAL PEROSOTAN FIBERGLASS, JUAL SELUNCURAN FIBER, JUAL WATERSLIDE UNTUK WAHANA WATERBOOM, KONSULTAN WATERBOOM, KONTRAKTOR PEMBUAT WATERBOOM, KONTRAKTOR WATERBOOM, KONTRAKTOR WATERPARK, MODEL SELUNCURAN DAN PROSOTAN, MODEL WATERPARK MINI, PABRIKASI FIBERGLASS, PEMBUAT WAHANA KOLAM RENANG, PEMBUAT WATERBOOM, PEMBUATAN PROYEK WATERBOOM, PEMBUATAN SELUNCURAN FIBER, PEMBUATAN WAHANA AIR, PEMBUATAN WAHANA KOLAM RENANG, PEMBUATAN WATERBOOM, PEMBUATAN WATERBOOM DI INDONESIA, PEMBUATAN WATERPARK, PEMBUATAN WATERSLIDE, PEMBUTAN WAHANA KOLAM RENANG, PENGERJAAN WATERPARK WATERBOOM, PERMAINAN AIR, PEROSOTAN FIBER, PEROSOTAN FIBER KECIL, PEROSOTAN FIBER PENDEK, PEROSOTAN FIBERGLASS, PEROSOTAN KOLAM RENANG, PEROSOTAN PLAYGROUND, PEROSOTAN WATERBOOM, PROSOTAN FIBER, PROSOTAN KOLAM RENANG, RAB WATERBOOM, SELUNCUR, SELUNCURAN AIR, SELUNCURAN ANAK, SELUNCURAN FIBER, SELUNCURAN FIBER PANJANG, SELUNCURAN FIBERGLASS, SELUNCURAN KOLAM RENANG, SELUNCURAN LURUS, SELUNCURAN SPIRAL, SELUNCURAN WATERBOOM, SELUNCURAN WATERBOOM SPIRAL, SELUNCURAN WATERSLIDE, SELUNCURAN WATERSLIDE FIBER, SEMPROTAN AIR FIBER, SLIDE, TIRAI AIR FIBER, WAHANA EMBER TUMPAH, WAHANA KOLAM RENANG, WAHANA PERMAINAN AIR, WAHANA WATERBOOM, WATER PLAYGROUND, WATERBOOM, WATERCANNON, WATERPARK, WATERPARK MINI, WATERPARK WATERBOOM, WATERSLIDE, WATERSLIDE AND TAGGED DESAIN WATERBOOM, WATERSLIDE FIBERGLASS, WATERSLIDE SPECIALIST, WORKSHOP FIBER
Heri Kiswanto

Milk can 50 liter

Kami menerima pesanan milk can atau wadah susu dengan bahan aluminium yang berkualitas. Milkcan adalah sebuah alat yang berbentuk wadah (tabung) yang berfungsi khusus sebagai penampung susu sapi/kambing perah yang baru diperah agar susu tetap steril, tidak terkontaminasi oleh kuman atau benda asing yang dapat merusak kualitasnya. Desain milkcan ini dirancang sedemikian rupa yaitu tidak membentuk sudut, bahan tidak mudah berkarat/bereaksi dengan susu, dan tertutup rapat. Di samping itu bahan cukup ringan sehingga sangat praktis, serta pengerjaan dengan las yang memungkinkan reparasi lebih mudah daripada buatan press/cetak apabila sampai terjadi kerusakan

jual milk can 50 liter
milk can aluminium


 Milk can aluminium yang kami jual ada beberapa ukuran yaitu: 10 liter, 15 liter, 20 liter, 40 liter, 50 liter. Selain milk cam aluminium, kami juga menjual milk can stainless dengan jenis stainless 304 yang food grade. Hanya saja untuk ukuran milk can stainlessnya hanya tersedia kapasitas 15 liter saja.

harga milk can 50 liter
milk can stainless


Keunggulan dari Aluminium Milk Can Untuk Susu:
1. Bahan aman untuk makanan
2. Mudah dibersihkan 
3. Kuat
4. Tidak berkarat

Milk can aluminium sangat di butuhkan oleh peternak sapi susu segar, industri atau pabrik pengolahan susu segar. Dengan menggunakan wadah ini maka susu segar tetap terjaga kesterillannya. 

pengrajin milk can 50 liter
milk can aluminium
Definisi Penanganan Susu
Definisi penanganan susu meliputi kegiatan pemerahan, pengumpulan, pengangkutan dan penyimpanan.
Pengolahan susu adalah suatu kegiatan untuk meningkatkan daya simpan dan nilai tambah produk, mempertahankan kualitas dan memungkinkan adanya diversifikasi produk yang pada akhirnya diharapkan akan meningkatkan kesejahteraan petani. Alat dan mesin penanganan dan pengolahan susuadalah peralatan dan mesin yang dioperasikan dengan motor penggerak maupun tanpa motor penggerak untuk kegiatan penanganan dan pengolahan susu.

Manajemen Kesehatan Pemerahan

Manajemen kesehatan pemerahan adalah usaha yang harus dilakukan sebelum pemerahan, pada saat pemerahan dan setelah pemerahan dengan tujuan untuk mendapatkan susu yang halal, aman, utuh dan sehat. Juga untuk memelihara kesehatan ambing sehingga produksi susu dapat meningkat secara optimal.

Dengan melaksanakan prosedur pemerahan yang benar (Good Milking Practice) baik yang mencakup jarak pemerahan, perlakuan pendahuluan pada ambing, cara pemerahan, pencegahan dan pengujian mastitis, dll, diharapkan hasil pemerahan susu yang optimal. Selain prosedur pemerahan yang benar, juga perlu diperhatikan peralatan untuk menampung susu harus bersih dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam SK Ditjen Peternakan No. 17/1983 antara lain :
1. Kedap air
2. Terbuat dari bahan yang tidak berkarat (stainless steel; aluminium)
3. Tidak mengelupas bagian-bagiannya
4. Tidak bereaksi dengan susu
5. Tidak merubah bahu, warna dan reaksi susu
6. Mudah dibersihkan dan disucihamakan

Untuk info pemesanan silahkan hubungi kami di:

Call / Wa       : 0812 1205 7302 - 0857 8233 2018 
      link whatsapp :  https://goo.gl/6qCZGH
Email            : primakreasindo88@gmail.com


1 gallon stainless milk can
10 gallon milk can stainless steel
13 gallon stainless milk can
15 gallon stainless milk can
2 gallon stainless milk can
26 gallon stainless milk can
4 gallon stainless milk can
5 gal stainless milk can
5 gallon milk can stainless steel
8 gallon stainless milk can
buy stainless milk can
harga milk can stainless
jual milk can stainless
milk can stainless
milk can stainless steel
milkcan letterbox co. palazzo stainless steel brick-in letterbox
stainless milk can
stainless milk can 10 gallon
stainless milk can boiler
stainless milk can canada
stainless milk can craigslist
stainless milk can fermenter
stainless milk can for sale
stainless milk can lid
stainless milk can nz
stainless milk can uk
stainless milk transport can
stainless steel milk can
stainless steel milk can 13 gallon
stainless steel milk can 2 gallon
stainless steel milk can 2 litres
stainless steel milk can 26 gallon
stainless steel milk can 40 liters
stainless steel milk can 5 gallon
stainless steel milk can 8 gallon
stainless steel milk can boiler
stainless steel milk can canada
stainless steel milk can china
stainless steel milk can cooker
stainless steel milk can craigslist
stainless steel milk can distiller
stainless steel milk can ebay
stainless steel milk can for distillation
stainless steel milk can kettle
stainless steel milk can locking lid
stainless steel milk can manufacturers
stainless steel milk can nz
stainless steel milk can ontario
stainless steel milk can price
stainless steel milk can still
stainless steel milk can suppliers
stainless steel milk can tote
stainless steel milk can uk
stainless steel milk can usa
stainless steel milk can with lid
stainless steel milk can with spigot
used stainless milk can
vintage stainless milk can